Hampir semua masyarakat merasa aman saat mengkonsumsi vitamin C jenis Asam Ascorbat. Mereka mengkonsumsi vitamin C dalam dosis tinggi, misalnya 1000 mg dalam setiap melakukannya. Mereka memiliki keyakinan bahwa dosis tinggi tersebut tidak akan menimbulkan masalah disamping manfaat yang akan di dapatkannya. Namun demikian, dalam kenyataannya, vitamin C jenis Asam Askorbat tersebut memiliki sifat yang tidak boleh di anggap remeh, diantaranya :
1. Vitamin C Asam Askorbat merupakan jenis asam kuat, sehingga konsumsi yang terutama dalam dosis tinggi, misalnya 500 -- 1000 mg tentu saja langsung menimbulkan suasana asam dalam lambung yang semakin berat.
2. Vitamin C Asam Askorbat bersifat hepatotoksis, atau bersifat toksis atau meracuni sel hati. Kejadian ini bisa berlangsung apa bila vitamin C tersebut dikonsumsi dalam dosis tinggi dan terlalu sering, misalnya setiap hari. Dalam konsumsi tidak terlalu sering, hati mampu menetralisis sifat hepatotoksis dari vitamin C itu, kecuali bila hati sudah dalam kondisi tidak sehat.
3. Tidak lama setelah Asam Askorbat dikonsumsi, dalam 20 menit saja, vitamin C itu akan terserap diusus secara hampir sempurna, dan setelah tinggal setidaknya 15 menit di hati baru kemudian di distribusikan keseluruh tubuh memalui alat angkut sistem darah. dan tubuh akan mengambil kebutuhannya, sesuai dengan angka kebutuhan gizi dan selebihnya akan dikeluarkan oleh tubuh melalui ginjal atau bersama dengan urine (air kencing).
Dengan demikian, mengkonsumsi vitamin C jenis asam askorbat dalam dosis tinggi sebenarnya merupakan suatu kemubadziran, dan tindakan yang tidak ekonomis, karena seberapapun dosis yang diminum, tubuh hanya akan mengambil sesuai kebutuhan gizi akan vitamin C saat itu, selebihnya akan dibuang dari dalam tubuh atau bahkan merusak organ tubuh yang bisa dilakukannya.
1. Vitamin C Asam Askorbat merupakan jenis asam kuat, sehingga konsumsi yang terutama dalam dosis tinggi, misalnya 500 -- 1000 mg tentu saja langsung menimbulkan suasana asam dalam lambung yang semakin berat.
2. Vitamin C Asam Askorbat bersifat hepatotoksis, atau bersifat toksis atau meracuni sel hati. Kejadian ini bisa berlangsung apa bila vitamin C tersebut dikonsumsi dalam dosis tinggi dan terlalu sering, misalnya setiap hari. Dalam konsumsi tidak terlalu sering, hati mampu menetralisis sifat hepatotoksis dari vitamin C itu, kecuali bila hati sudah dalam kondisi tidak sehat.
3. Tidak lama setelah Asam Askorbat dikonsumsi, dalam 20 menit saja, vitamin C itu akan terserap diusus secara hampir sempurna, dan setelah tinggal setidaknya 15 menit di hati baru kemudian di distribusikan keseluruh tubuh memalui alat angkut sistem darah. dan tubuh akan mengambil kebutuhannya, sesuai dengan angka kebutuhan gizi dan selebihnya akan dikeluarkan oleh tubuh melalui ginjal atau bersama dengan urine (air kencing).
Dengan demikian, mengkonsumsi vitamin C jenis asam askorbat dalam dosis tinggi sebenarnya merupakan suatu kemubadziran, dan tindakan yang tidak ekonomis, karena seberapapun dosis yang diminum, tubuh hanya akan mengambil sesuai kebutuhan gizi akan vitamin C saat itu, selebihnya akan dibuang dari dalam tubuh atau bahkan merusak organ tubuh yang bisa dilakukannya.
Komentar
Posting Komentar